Pasal 69 Penyimpanan Detonator

(1) Persediaan detonator harus seimbang dengan jumlah dengan persediaan bahan peledak.

(jumlah stock detonator harus seimbang dengan handak lainnya sesuai dengan data teknis peledakan)

(2) Detonator yang sudah rusak harus segera dimusnahkan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku

(sesuai dengan Peraturan Kapolri No 2 Thn 2008 tentang pengawasan, pengendalian, dan pengamanan bahan peledak komersial <– baca “peraturan/regulasi”)

(3) Dilarang menyimpan detonator bersama-sama dengan bahan peledak lainnya.

(detonator harus dipisah dari handak lainnya….)

This entry was posted in Ulasan Pribadi - KEPMEN M.PE 555.K/26/M.PE/1995. Bookmark the permalink.

3 Responses to Pasal 69 Penyimpanan Detonator

  1. winner saragih says:

    Horas bang,
    Mau sharing aja tentang magazine, sekalian minta pencerahan dari abang seputaran magazine :
    1. Masalah penyimpanan detonator
    Di pasal 62 ayat (2) tertulis “Detonator harus disimpan terpisah dengan bahan peledak lainnya DALAM gudang bahan peledak peka detonator”.klo aku ngartikannya berarti detonator boleh disimpan satu gudang dengan bahan peledak peka detonator tapi terpisah (dikasi jarak).
    Sedangkan di pasal 69 ayat (3) ditulis “Dilarang menyimpan detonator bersama-sama dengan bahan peledak lainnya.
    Bagaimana yang betul bang?

    2. Tata cara penyimpanan detonator
    Di pasal 66-68 jelas diatur tata cara penyimpanan handak peka detonator,peka primer dan ramuan. Tapi tata cara peyimpanan detonator itu sendiri kok dak ada ya bang???apakah tata cara peyimpanan detonator disamakan dengan tata cara peyimpanan handak peka detonator???

    3. Pasal 62 ayat (3), (4) dan (5).
    Bingung bang membaca ketiga ayat tersebut. Seolah2 saling bertentangan.
    Minta tolong bang penjelasannya.

    Mauliate bang parjolo,
    Winner Saragih.

    • horas says:

      Siang Adekku yang baik,

      Jawaban untuk pertanyaan 1:
      Pengertian pasal 62 sama saja dengan pasal 69, dimana detonator harus terpisah dengan handak apapun alias tidak boleh digabung dengan handak apapun,
      cuma di pasal 62 itu disebutkan bahwa status gudang ini, namanya disebut Gudang Handak Peka Detonator.

      Terimakasih dan Salam
      Horas Pasaribu

    • horas says:

      Siang Adek,

      Sattabi, kelupaan pertanyaan nomor 2 :
      Betul adek, disamakan dengan peka detonator

      Jawaban pertanyaan nomor 3:
      Kalau masih bingung, telponlah aku adekku, begitu kau dengar suaraku
      akan hilang kebingunganmu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>