Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari..

murid dan guru

“Guru kencing berdiri, murid kencing berlari….”

Peribahasa diatas menggambarkan bahwa murid/bawahan/anak buah, dan sejenisnya biasanya akan meniru apa yang kita lakukan, akan meniru bagaimana kita bersikap, akan meniru bagaimana kita berperilaku. Bahkan yang ekstrim lagi, jika seorang pemimpin berbuat buruk, maka pengikut-pengikutnya akan berbuat lebih buruk daripada yang dilakukan oleh pemimpin tersebut. Atau dengan kata lain, sebaik-baiknya murid, tidak lebih baik dari gurunya (jika dia hanya berguru pada satu guru).

Akan tetapi, ini bukan pelajaran Bahasa Indonesia. Mari kita lihat foto diatas. Foto orang yang mengenakan baju warna biru tersebut adalah seorang Site Manager dari sebuah kontraktor di PKP2B, sedang berdiri di workshop.

“Bisakah anda bayangkan BAGAIMANA ANAK BUAHNYA BERPERILAKU DI TEMPAT KERJA dengan melihat Site Manager tersebut?”Dengan sangat gamblang peribahasa diatas menjelaskannya…

Jadi, buat para miners, terutama pengawas, mari memberi contoh bagaimana perilaku yang berbudaya K3, semakin tinggi standar contoh anda, akan semakin tinggi budaya K3 anak buah anda. Ingat kewajiban kita, Kepmen PE 555.K, Pasal 12, pengawas harus menjamin keselamatan anak buah, dan Pasal 32, bahwa kita harus menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

SEMANGAT PAGI

Horas Pasaribu

Posted in safety - serba serbi | Leave a comment

Video Safety – PT Kideco Jaya Agung

Video Safety – KJA

Posted in Video Safety | Leave a comment

Tabrakan DT 6×4 di Jalan Hauling, Nov 2011

KronologiMitsubishiHino

Foto diatas diharapkanmampu memberikan gambaran yang cukup jelas tentang kecelakaan terjadinya tabrakan di jalan hauling antara DT 6×4 Hino dengan DT 6×4 Mitsubishi di salah satu PKP2B di Kalimantan Selatan.

Kecelakaan tersebut berakibat cidera “Mati” yang menimpa operator DT Hino (full load).

Berdasarkan Analisis terhadap Fakta dan data (4P) di dapat bahwa korban dalam kondisi sehat, tidak fatique dan kompeten untuk mengoperasikan DT Hino

Berdasarkan analisis terhadap peralatan, dalam hal ini DT 6×4 Hino, menunjukkan bahwa:

  1. Rem masih dalam kondisi layak operasi
  2. Posisi gear saat terjadi kecelakaan adalah gear 8 (kec. sekitar 70 – 80 km/jam)

Berdasarkan analisis terhadap kondisi jalan, didapatkan bahwa kecepatan maksimum yang diijinkan di jalan hauling adalah 60 km/jam. Sedangkan berdasarkan perhitungan kecepatan maksimum yang aman di jalan hauling berdasarkan design jalan (perhitungan berdasarkan perbandingan gaya gesek dengan gaya sentrifugal), dimana penentuan koefisien gesek dilakukan berdasarkan pedoman pada AASHTO, adalah 54 km/jam, atau lebih kecil kecepatan maksimum yang diijinkan (60 km/jam)

Artinya, walaupun operator tidak melakukan tindakan tidak aman (tidak overspeed) atau tidak melampaui batas kecepatan yang diijinkan yaitu 60 km/jam, bisa saja celaka apabila kecepatannya diatas 54 km/jam.

Masalah design atau perancangan jalan hauling yang sesuai menjadi salah satu yang sangat perlu mendapat perhatian serius, khususnya rekayasa dalam hal turning radius dan super elevasi, dan perlu diperhatikan bahwa setiap penambahan belokan, selalu dilakukan evaluasi keselamatannya.

Terimakasih dan Salam

Horas Pasaribu

Posted in mining accident | 2 Comments

Jasa Konsultasi Dan Engineering

Melayani Jasa Konsultasi dan Engineering, meliputi :

1. Kegiatan Peledakan dan Bahan Peledak:

a. Design peledakan

b. Kebutuhan bahan peledak dan perencanaan kapasitas gudang bahan peledak

c. Design gudang bahan peledak

d. Analisis biaya peledakan

e. Perijinan terkait bahan peledak dan gudang bahan peledak

2. Alat Berat:

a. Analisis keselamatan alat berat

b. Analisis kebutuhan alat berat

c. Analisis engineering terhadap modifikasi alat berat

3. Hauling Management:

a. Analisis kepadatan lalulintas di jalan tambang/hauling

b. Maintenance program

Silahkan menghubungi No. Telp. 0813.8330.1755

Posted in KONSULTASI | Leave a comment

Checklist Kelengkapan Dokumen Permohonan IUJP Baru

Persyaratan – RPIIT – IUJP – Baru

 

Posted in Izin Usaha Jasa Pertrambangan (IUJP) | Leave a comment

Checklist Kelengkapan Dokumen Permohonan Perpanjangan IUJP

Persyaratan – RPIIT – IUJP – Perpanjangan

Posted in Izin Usaha Jasa Pertrambangan (IUJP) | Leave a comment

Checklist Kelengkapan Dokumen Permohonan Perpanjangan SKT

Persyaratan – RPIIT – SKT – Perpanjangan

Posted in Surat Keterangan Terdaftar (SKT) | Leave a comment

Checklist Kelengkapan Dokumen Permohonan SKT Baru

Persyaratan – RPIIT – SKT – Baru

Posted in Surat Keterangan Terdaftar (SKT) | Leave a comment

Persyaratan Perpanjangan SKT

Persyaratan SKT Perpanjangan

Posted in Surat Keterangan Terdaftar (SKT) | Leave a comment

Persyaratan SKT Baru

Persyaratan SKT Baru

Posted in Surat Keterangan Terdaftar (SKT) | Leave a comment

Persyaratan Perpanjangan IUJP

Persyaratan IUJP Perpanjangan

Posted in Izin Usaha Jasa Pertrambangan (IUJP) | Leave a comment

Persyaratan IUJP Baru

Persyaratan IUJP Baru

Posted in Izin Usaha Jasa Pertrambangan (IUJP) | Leave a comment

Permen ESDM No. 24 Tahun 2012 Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 28 Tahun 2009

Permen ESDM 24 2012

Posted in Peraturan / regulasi | Leave a comment

Permen ESDM No. 11 Tahun 2012

Permen ESDM 11 2012

Posted in Peraturan / regulasi | Leave a comment

Truck MAN TGS 40.480

man

Posted in ATTACHMENT | Leave a comment

Hasil Rumusan Pertemuan Teknis Tahunan Kepala Inspektur Tambang – Tahun 2010

Pertemuan KAIT – 2010

Posted in Pertemuan Teknis Tahunan KAIT - 2010 | Leave a comment

Gudang Transit Bahan Peledak

Sesuai dengan Kepmen Pertambangan No. 555.K/26/M.PE/1995, bahwa status gudang bahan peledak di pertambangan dibagi menjadi 3, yaitu gudang utama, gudang transit, dan gudang sementara, dimana perbedaan yang sangat mencolok adalah mengenai kapasitas gudang, terutama antara gudang utama dengan gudang transit.
Misalnya untuk Ammonium Nitrat, untuk gudang utama kapasitas maksimum yang diperbolehkan adalah 500 Ton/gudang, sedangkan untuk gudang transit diijinkan sampai dengan 2.000 Ton/gudang.

Beberapa perusahaan tambang yang penggunaan bahan peledaknya besar melihat ini (kapasitas gudang AN untuk gudang transit) celah untuk memaksimalkan penumpukan.Misalnya jika perusahaan butuh gudang dengan kapasitas 2.000 Ton, mereka akan cenderung membangun gudang transit daripada gudang utama, karena lebih punya gudang 1 x 2.000 Ton daripada 4 x 500 Ton.
Hal inilah yang SALAH KAPRAH, maka kali ini kita akan membahas mengenai prinsip dari gudang transit.

Mengapa ada gudang transit?Pertanyaan yang sangat relevan untuk kita tanyakan.
Kepmen 555.K, Pasal 72 ayat (1)
“Bahwa peledak harus diserahkan dan disimpan di gudang dalam jangka waktu tidak lebih dari 24 jam sejak tibanya dalam wilayah kegiatan pertambangan”              Peraturan Kapolri No. 2 Tahun 2008 Pasal 56 ayat (1b)                                         “bongkar muat dilakukan pada siang hari antara pukul 08.00 sampai dengan 18.00
waktu setempat”

Dengan adanya dua peraturan diatas, maka kalau AN yang diangkut banyak, maka sangat mungkin terjadi perusahaan tidak mampu memindahkan semua AN tersebut ke gudang utama dalam waktu 24 jam, tapi waktu yang bisa digunakan hanya jam 6 sampai 18, terutama kalau AN tersebut sampai di pelabuhan sudah sore.Maka dibutuhkan suatu tempat untuk menyimpan sementara AN sebelum masuk ke gudang utama yang letaknya di pelabuhan, maka disebut tempat itu GUDANG TRANSIT.

Selain itu, jika jarak pengangkutan sangat jauh, misalnya seperti di PT Freeport Indonesia, maka sangat dimungkinkan juga lokasi gudang transit ini berada di tengah jalan antara pelabuhan dengan gudang utama, dan tidak boleh berada di dekat lokasi kegiatan pertambangan.

Satu hal yang perlu diketahui bahwa, bahan peledak (atau bahan ramuan handak) dari gudang transit harus masuk dulu ke gudang utama, tidak boleh langsung digunakan di lokasi peledakan atau langsung ke pabrik emulsi. Hanya dari gudang utama, bahan peledak (atau bahan ramuan handak) boleh langsung digunakan di area peledakan atau masuk ke pabrik emulsi.Jadi sangat tidak mungkin suatu perusahaan memiliki gudang transit tetapi tidak memiliki gudang utama.

Salam

Horas Pasaribu

Posted in Information | Leave a comment

Untuk Pak Yogie : Contoh Perpanjangan SK Ijin Gd Handak

Posted in ATTACHMENT | Leave a comment

Potensi Bahaya

Posted in JURU UKUR | Leave a comment

Dasar – Dasar K3

Posted in JURU UKUR | Leave a comment